
1. Alasan pertama mengapa halaman utama Google sangat minim untuk ukuran website adalah karena perancangnya kurang menguasai HTML dan menginginkan sebuah halaman yang cepat dan praktis.
2. Dari homepage yang serba kurang tersebut, banyak orang merasa ada elemen yang belum diloading sehingga mereka menunggu saja. Akhirnya perancang webnya menampilkan pesan copyright untuk menandakan halaman telah diloading seluruhnya.
3. Fitur "did you mean...." yang anda lihat sekarang merupakan hasil diskusi yang sangat lama mengenai posisinya. Dan posisi "did you mean...." sekarang merupakan posisi yang terbaik.
4. Tombol "I'm Feeling Lucky" hampir tidak pernah digunakan sebelumnya. Ketika Google berencana menghapus tombol yang telah terpasang itu, entah bagaimana trafik mereka menurun. Ternyata banyak user yang suka menggunakan tombol tersebut, sehingga "I'm Feeling Lucky" tetap eksis sampai sekarang.
5. Google melakukan perubahan secara kecil dan berkala.
6. Google memiliki jaringan penerjemah terbesar di dunia.
7. Google selalu memperhatikan bagaimana cara user menggunakan search enginenya. Jadi, setiap anda menggunakan Google, itu selalu dimonitor oleh Google.
8. Segala email yang anda kirim ke Google akan dibaca dan direspon, jadi mengirim email ke Google bukanlah mengirim email ke lubang hitam yang tak jelas.
9. Gmail ternyata telah digunakan secara internal oleh Google sebelum dilaunch ke publik.
10. Karyawan Google diberi 20% dari waktu kerja mereka untuk mengembangkan proyek mereka sendiri. Google news dan Orkut adalah hasil nyata dari kerja model ini.
Selengkapnya...
Sabtu, 19 Februari 2011
10 Fakta Menarik Seputar Google
10 Fenomena Besar Dunia 2010 Versi Majalah Times
1. Gempa Haiti
12 Januari 2010, negara Amerika Latin, Haiti, mengalami gempa bumi dahsyat dengan 7.0 skala richter. Ibukota Port-au Prince berubah menjadi puing, sebagian besar bangunan di dalam kota hanya tersisa reruntuhan dinding dan potongan pilar dimana-mana. Beberapa jam pasca gempa, lebih dari 1 juta orang kehilangan tempat tinggal. Gempa itu telah merenggut 230.000 korban tewas dan 100.000 orang lebih terluka.
Setelah menderita kerugian yang begitu besar, salah satu negeri termiskin di belahan bumi barat itu, sulit sekali pulih dengan baik dari bencana, hingga kini masih saja terdapat puluhan ribu orang yang tinggal di tempat pengungsian sementara. Selama beberapa bulan terakhir ini, di Haiti telah merebak wabah kolera, dewasa ini lebih dari 300 orang yang tertular kolera telah tewas, meski dalam masa pemilu, kemungkinan tidak akan membawa perubahan efektif yang cepat bagi Haiti.
2. WikiLeaks
Sebagai situs yang khusus “membocorkan” rahasia pemerintah dan dokumen sensitif, 2010 tak diragukan lagi merupakan tahun terdongkraknya popularitas situs WikiLeaks. Laiknya ia telah melepaskan 2 buah bom super besar, sehingga menimbulkan gejolak dahsyat di masyarakat internasional. Boleh dikatakan situs ini, dengan metode pengungkapan rahasia ”tanpa ampun” laiknya hujan badai, menyapu dengan dahsyat tanah pedalaman penyimpan rahasia informasi abad-21 tersebut, serta telah mengagetkan para pakar IT dan teknik pengamanan.
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, kemungkinan menjadi orang yang tertawa paling akhir. Situs WikiLeaks menyatakan, tak akan kenal kata menyerah dalam hal “membocorkan” pekerjaan “Agung” ini hingga tuntas.
|
5 Agustus 2010, di pertambangan emas dan tembaga San Jose di gurun Etakama sebelah utara Chili terjadi kecelakaan lorong tambang. Sebanyak 33 pekerja tambang terkubur di dalam sumur tambang di kedalaman 700 meter, setelah 17 hari berlalu baru ditemukan. Untungnya, kondisi kesehatan mereka cukup baik. Maka sebelum memperoleh cara penyelamatan ke atas bumi, mereka perlu menunggu di dalam sumur selama 2 bulan lebih.
Proses evakuasi telah memperoleh sorotan segenap media global, nasib para pekerja tambang yang terkurung itu mengetuk hati semua orang. Kehidupan selama 69 hari di dalam sumur, tidak sampai membuat mereka pesimis, sebaliknya, seiring dengan pengembangan rencana penyelamatan oleh yang berwenang dan di bawah dorongan para keluarga, beserta para sahabat siang dan malam, 33 pekerja tambang itu pada akhirnya seluruhnya secara sukses berhasil dikeluarkan dari sumur tambang.
4. Banjir besar di Pakistan
Sejak akhir Juli tahun ini, telah turun hujan tiada henti di Pakistan, wilayah barat laut mengalami banjir terparah selama 80 tahun terakhir, air bah itu telah menyebabkan 2.000 orang tewas dan 650.000 rumah hancur, 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal, sekitar 21 juta orang di berbagai strata sosial menjadi pengungsi. 550.000 hektar lahan pertanian tenggelam, diperkirakan 10 juta ekor ternak tewas, kerugian ekonomi minimal mencapai 43 miliar dollar AS (Rp 387 triliun).
Pihak pemerintah Pakistan menyatakan, kerugian yang diakibatkan air bah kali ini barangkali membutuhkan beberapa tahun baru secara bertahap dapat dipulihkan.
5. Semenanjung Korea
Laporan menunjukkan, pada 26 Maret 2010 malam, Kapal Cheon An milik Korsel meledak di perairan barat Korsel dan tenggelam, sejumlah 104 tentara dan perwira di atas kapal itu hanya tersisa 58 orang yang dapat diselamatkan. Korsel bersikeras kejadian itu ulah dari torpedo yang ditembakkan Korut, namun pihak Korut membantahnya.
Sejak kejadian tersebut, suasana semenanjung Korea sulit diubah menjadi santai. Laporan pemeriksaan pihak militer Korsel akhirnya menuding Korut atas kejadian Kapal Cheon An dan bersama AS melancarkan Latihan Militer Triwulanan di perairan semenanjung Korea. Berulang kali mereka melakukan latihan militer gabungan dengan niat mengirim sinyal “jelas” kepada Korut tentang “power” militer kedua negara itu.
6. Piala Dunia Afrika Selatan
|
Bagi para penggila bola yang paling diperhatikan pada tahun ini tentu adalah Piala Dunia Afrika Selatan, kejuaraan kali ini untuk kali pertama dilangsungkan di Benua Afrika. Meski sebelum kejuaraan dimulai ada media yang menyangsikan penyelenggaraan kejuaraan internasional skala besar oleh Afrika Selatan ini, namun setelah kejuaraan berlangsung, keraguan seperti ini juga otomatis sirna. Mata seluruh masyarakat dunia tertuju pada kontinental hitam bersejarah panjang namun serba misterius ini.
Piala Dunia putaran kali ini, tentu ada suka-dukanya dan derita-gembira. Luapan kegembiraan tim pemenang tak usah diulas lagi, Messi, Schneider, Kaka dan lain-lain, meneteskan air mata penyesalan di arena pertandingan.
7. Yaman: perang anti terorisme
Pada hari Natal 2009, Umar Farouq Abdul Mutallab seorang yang dicurigai sebagai anggota teroris asal Nigeria, berupaya sebelum pesawat jurusan AS mendarat di Detroit, meledakkan bom dari celana dalamnya, namun gagal. Ia pernah menerima pelatihan organisasi di pangkalan Yaman yang terungkap sesudah kejadian. Organisasi itu mengklaim bertanggung jawab atas kejadian ini, maka dalam sekejab Yaman – negeri paling miskin dengan ketertiban paling kacau di wilayah Timur Tengah, telah menyeruak di hadapan mata seluruh dunia.
Obama mengumumkan, AS akan bekerja-sama dengan Yaman dalam menghantam organisasi “pangkalan”, dengan tergesa mendorong secara masif langkah pengamanan bandara dan telah menuai polemik berskala besar serta maraknya keluhan masyarakat atas pemeriksaan melekat dan mesin pemindai bandara yang dapat melihat tembus seluruh pakaian yang menempel di tubuh.
8. Kendala keuangan Eropa
Awal 2010, krisis utang Sovereign mulanya meletus di Yunani untuk kemudian dengan pesat meluas ke negara Eropa lainnya. Diantara 27 negara Uni Eropa, nyaris seluruh negara memprediksi rapor merah atau level hutang publik pada melampaui batas atas yang diperbolehkan UE, antara lain rapor merah dan hutang Yunani pada tahun lalu bahkan mencapai 13,6% dan 113% dari Produk Domestik Bruto.
Rapor merah dan hutang publik yang begitu tinggi membuat para investor mulai menyangsikan daya Solvabilitas pemerintah. Harga finansial dari sebagian negara bertendensi meningkat terus, hingga akhirnya tiba pada jalan buntu. Demi menghadapi krisis ini, termasuk Yunani yang anggota UE berduyun-duyun menyodorkan Rencana Penghematan Fiskal dengan isi utama pengurangan pengeluaran publik dan peningkatan beban pajak.
9. Perang anti narkoba Meksiko
Presiden Meksiko Felipe Calderon sejak naik panggung pada 2006, sudah lantas melaksanakan kebijakan “Pengumuman perang terhadap narkoba”, namun sampai 2010, problema penyuapan pihak kepolisian belum juga memperoleh pembenahan. Sebaliknya, kebijakan keras anti narkoba menimbulkan ketidak-puasan para pedagang narkoba, kekerasan yang menyangkut narkoba semakin merajalela.
Menurut data statistik istana kepresidenan Meksiko, dalam 4 tahun ini telah menyergap 125 orang anggota dan pentolan grup perdagangan narkoba, merampas 93.000 unit senjata. Nilai narkoba yang berhasil disita mencapai 10,938 miliar dollar AS (Rp 98,4 triliun), menyita uang tunai sebanyak 434,6 juta dollar AS (Rp 3,91 triliun) dan memberikan pukulan telak terhadap grup perdagangan narkoba.
10. Pasukan Kaos Merah Thailand
Sejak kudeta militer yang terjadi di Thailand pada 2006, “Pasukan Kaos Kuning” dan “Pasukan Kaos Merah” tampil silih berganti, politik jalanan semakin dimainkan semakin seru. Rapat umum dan bentrokan selama 2 bulan antara Maret-Mei 2010, minimal telah menimbulkan korban tewas 88 orang dan 200 lebih terluka, menjadi peristiwa paling berdarah selama 18 tahun ini di Thailand.
Perkelahian jalanan juga membuat Thailand langsung menderita kerugian ekonomi sebanyak 4,6 miliar dollar AS (Rp 41,4 triliun), industri pariwisata mengalami dampak serius dan sebagian besar karyawannya kehilangan tempat kerja.
Selengkapnya...
Bangunan Bersejarah Di Indonesia
Indonesia banyak bangunan yang menyimpan nilai historis yang luhur, namun sebelas objek di bawah ini juga memiliki nilai arsitektur yang sangat tinggi.
Banyak mata yang sudah mengakui keindahan dan kemegahannya. Bila Anda sedang berlibur ke suatu daerah, tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat bangunan, jembatan, mesjid atau berbagai peninggalan bersejarah lainnya, yang menjadi trade mark daerah tersebut.
Meskipun banyak yang bukan merupakan hasil karya bangsa ini, tak sedikit bangunan, mesjid bahkan jembatan yang merupakan karya para arsitek negeri sendiri yang memiliki nilai arsitektural yang tinggi. Kali ini kami khusus mengajak Anda "berwisata" ke berbagai peninggalan bersejarah tersebut yang tersebar di beberapa daerah.
Istana Maimun
Istana Maimun telah dinobatkan sebagai bangunan terindah di Kota Medan, Sumatera Utara. Terletak di kawasan Jl. Brigjen Katamso, istana megah ini selesai dibangun sekitar tahun 1888 dan merupakan warisan dari Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Sapuan warna kuning pada gedung ini merupakan warna khas Melayu.
Arsitekturnya yang unik adalah daya tarik utama dari Istana Maimun. Pengaruh Eropa terlihat jelas pada balairung atau ruang tamu, jendela, pintu dan sebuah prasasti di depan tangga yang bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Sedangkan, ciri Islam muncul pada atapnya yang bergaya Persia yang melengkung, style yang banyak dijumpai pada bangunan-bangunan di kawasan Timur Tengah.
Bagian dalam Istana Maimun juga menarik untuk disusuri. Di balik dinding-dindingnya yang kokoh, terdapat puluhan kamar yang tersebar di dua lantai. Kemegahan pun terlihat pada singgasana, lampu kristal Eropa, kursi, meja maupun lemari. Foto-foto keluarga, senjata-senjata kuno, termasuk ruang penjara, juga ada di istana ini. Walaupun masih menyimpan benda-benda bernilai sejarah, Istana Maimun masih membolehkan wisatawan untuk berkunjung dan menikmati kemegahan sekaligus menyelami kejayaan Kesultanan Deli masa lalu.
Mesjid Raya Medan
Banyak mata yang sudah mengakui keindahan dan kemegahannya. Bila Anda sedang berlibur ke suatu daerah, tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat bangunan, jembatan, mesjid atau berbagai peninggalan bersejarah lainnya, yang menjadi trade mark daerah tersebut.
Meskipun banyak yang bukan merupakan hasil karya bangsa ini, tak sedikit bangunan, mesjid bahkan jembatan yang merupakan karya para arsitek negeri sendiri yang memiliki nilai arsitektural yang tinggi. Kali ini kami khusus mengajak Anda "berwisata" ke berbagai peninggalan bersejarah tersebut yang tersebar di beberapa daerah.
Istana Maimun
Istana Maimun telah dinobatkan sebagai bangunan terindah di Kota Medan, Sumatera Utara. Terletak di kawasan Jl. Brigjen Katamso, istana megah ini selesai dibangun sekitar tahun 1888 dan merupakan warisan dari Sultan Deli Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah. Sapuan warna kuning pada gedung ini merupakan warna khas Melayu.Arsitekturnya yang unik adalah daya tarik utama dari Istana Maimun. Pengaruh Eropa terlihat jelas pada balairung atau ruang tamu, jendela, pintu dan sebuah prasasti di depan tangga yang bertuliskan huruf Latin, berbahasa Belanda. Sedangkan, ciri Islam muncul pada atapnya yang bergaya Persia yang melengkung, style yang banyak dijumpai pada bangunan-bangunan di kawasan Timur Tengah.
Bagian dalam Istana Maimun juga menarik untuk disusuri. Di balik dinding-dindingnya yang kokoh, terdapat puluhan kamar yang tersebar di dua lantai. Kemegahan pun terlihat pada singgasana, lampu kristal Eropa, kursi, meja maupun lemari. Foto-foto keluarga, senjata-senjata kuno, termasuk ruang penjara, juga ada di istana ini. Walaupun masih menyimpan benda-benda bernilai sejarah, Istana Maimun masih membolehkan wisatawan untuk berkunjung dan menikmati kemegahan sekaligus menyelami kejayaan Kesultanan Deli masa lalu.
Mesjid Raya Medan

Kubahnya yang pipih dan berhiaskan bulan sabit di bagian puncak, menandakan gaya Moor yang dianutnya. Seperti mesjid lainnya, sebuah menara yang menjulang tinggi terlihat menambah kemegahan dan religiusnya mesjid ini. Aplikasi lukisan cat minyak berupa bunga-bunga dan tumbuhan yang berkelok-kelok di dinding, plafon dan tiang-tiang kokoh di bagian dalam mesjid ini, semakin menunjukkan tingginya nilai seni mesjid ini.
Mesjid Istiqlal

Mesjid Istiqlal mempunyai sebuah kubah raksasa berwarna putih yang bentuknya seperti bola dibelah dua. Layaknya mesjid lain di dunia, Mesjid Istiqlal ini juga dilengkapi sebuah menara yang tingginya menggambarkan jumlah ayat yang ada pada kitab suci Al Qur'an. Sebuah bedug raksasa ikut menambah keunikan mesjid ini. Ukurannya yang amat besar, menobatkan bedug ini sebagai bedug terbesar di Indonesia!
Gereja Katedral

Walaupun begitu, Gereja Katedral yang resmi digunakan pada tahun 1901 ini, masih berdiri kokoh dan elegan di tengah "berisiknya" Jakarta. Keunikan dari gereja hasil rancangan seorang pastornya yang bernama, Antonius Dijkmans ini, terlihat pada dua menara yang mengapit pintu masuk. Di atas menara tersebut ada dua menara kecil lain yang tersusun dari rangkaian besi. Demikian juga dengan menara ketiga. Pada puncak setiap menara terdapat lonceng kuno yang dibuat sekitar tahun 1800 sampai awal 1900-an.
Gedung Sate

Gedung Sate hasil rancangan Ir.J.Gerber, arsitek kenamaan lulusan Fakultas Teknik Delf Nederland dan timnya ini, selesai dibangun pada tahun 1924.
Bangunan ini mengadopsi gaya arsitektur era Renaissance Italia. Namun, pada bagian tengahnya terdapat menara bertingkat yang mirip dengan atap meru atau pagoda. Oleh sebab itulah, kalangan arsitek menilai bahwa Gedung Sate memiliki rancangan yang "berani beda" dan tak populer di zamannya.
Kini, di depan bangunan ini terdapat sebuah monumen untuk mengenang gugurnya para pejuang Jawa Barat saat mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan Gurka. Setiap hari Minggu atau hari libur nasional, gedung ini selalu dipenuhi wisatawan.
Usai menikmati kemegahan gedung ini dari luar, Anda bisa menuju menaranya untuk menyaksikan benda-benda bersejarah. Atau bisa juga sekadar bersantai di kafe yang ada di gedung ini sambil menikmati suasana dan udara Kota Bandung yang sejuk dan segar.
Lawang Sewu

Nama tersebut menjadi legendaris karena banyaknya jumlah pintu yang terdapat pada gedung keno ini. Dahulu, Lawang Sewu yang bergaya art deco adalah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS) dan bangunan ini merupakan salah satu karya terbaik arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J. Oudang.
Pemerintah Kota Semarang sendiri telah menetapkan Lawang Sewu sebagai salah satu gedung yang dilindungi. Predikat ini layak disandang oleh Lawang sewu karena gedung ini juga merupakan saksi sejarah Indonesia saat pecahnya perang sengit selama 5 hari di Semarang, antara Angkatan Muda Kereta Api melawan kompetai dan Kido Buati, Jepang.
Gereja Blendug

Dibangun sekitar tahun 1753 oleh komunitas Belanda yang dulu menghuni kawasan ini, Gereja Blendug merupakan gereja tertua di Jawa Tengah yang masih terawat sampai sekarang. Blendug sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti kubah, mengacu pada atap yang ada di gereja ini.
Bentuk atapnya yang melengkung dan berwarna merah, terasa kontras dengan dindingnya yang dicat warna putih. Empat pilar kokoh serta menara kembarnya yang khas di bagian depan juga menjadi ciri khas gereja yang kini bernama resmi GPIB Immanuel ini. Gereja Blendug telah menjadi ikon Kota Semarang dan selalu menjadi lokasi persinggahan wisatawan sejarah maupun para pecinta fotografi.
Mesjid Agung Palembang

Berlokasi tak jauh dari Plaza Benteng Kuto Besak, di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Mesjid Agung Palembang mulai dibangun ketika Palembang dipimpin oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo, tepatnya tahun 1738. Pada zamannya, mesjid ini dipercaya sebagai salah satu rumah ibadah terbesar yang pernah ada.
Meski digarap oleh seorang arsitek Eropa, pengaruh Cina ikut muncul pada wajah mesjid ini. Hal itu ditandai oleh bentukan limas dan hiasan ornamen khas Cina pada sejumlah atapnya. Paduan dua budaya ini menjadi ciri khas Mesjid Agung Palembang dan membuat banyak pelancong terkagum-kagum. Sebuah akulturasi budaya yang bisa tetap berdampingan dan saling mengisi.
Taman Sari

Taman Sari memang dirancang sedemikian rupa agar bisa menghadirkan ketenangan bagi siapapun yang berada di dalamnya. Bangunan ini juga mencerminkan style yang multikultur (Portugis, Belanda, Cina, Jawa, Hindu, Buddha, Nasrani, dan Islam). Kolam mungil dengan air mancurnya yang jernih dan pohon-pohon berbunga, menambah keasrian tempat ini. Sekaligus menjadikannya sebagai lokasi peristirahatan yang sempurna.
Tongkonan

Tongkonan memang memiliki ciri khas tersendiri dibanding rumah adat lainnya. Rumah ini berupa rumah panggung dari kayu. Atapnya yang terbuat dari susunan bambu yang dilapisi ijuk hitam serta bentuknya yang melengkung seperti perahu telungkup, membuat rumah ini mirip dengan Rumah Gadang, rumah adat masyarakat Minang atau Batak. Dinding rumah yang terbuat dari kayu, juga diukir dengan aneka ukiran khas Toraja.
Ciri lain yang paling menonjol pada Tongkonan adalah adalah kepala kerbau beserta tanduknya yang meliuk indah yang disusun pada sebuah bang utama di depan setiap rumah. Jumlah kepala kerbau yang ada di setiap rumah bisa berbeda. Semakin banyak "hiasan" ini di sana, maka semakin tinggi derajat keluarga yang tinggal di dalamnya. Karenanya. Tongkonan juga menjadi salah satu daya tarik wisata Tator dan banyak diminati para pecinta foto.
Jembatan Mahakam

Melintang di atas Sungai Mahakam di tepian Kota Tenggarong, jembatan ini adalah yang ke dua setelah Jembatan Mahakam I yang berada di tengah Kota Samarinda. Namun demikian, Jembatan Mahakam 2 mempunyai desain yang menarik dibanding "saudara tuanya" atau jembatan lainnya di Nusantara. Jembatan ini tergolong suspension cable bridge dan berdesain nyaris sama dengan Golden Gate di San Francisco, Amerika Serikat.
Wajar saja bila jembatan yang membentang sejauh sekitar 710 meter ini tak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tapi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Tenggarong. Menjelang senja, lampu-lampu yang terpasang pada tiang dan kebel-kabelnya akan menyala dan menyajikan sebuah panorama yang indah.
Selengkapnya...



